Every story in the Qur'an is alive
Every story in the Qur'an is our story
It is not story about Fir'aun, Musa, Yusuf, Ibrahim, or Bani Israil, it is the story of us
Ya, kisah-kisah dalam Al Quran tidak pernah mati. Ia tak hanya menjadi artefak sejarah yang diletakkan di etalase museum. Ia tetap hidup, ia terjadi kembali, berulang-ulang. Bisa jadi pelaku dan waktunya berbeda, tapi prinsipnya sama, kaidahnya serupa.
Saat acara story night kemarin saya benar-benar terpukau dan merinding. Sudah sejak SD saya hafal cerita bani israil dan Nabi Musa, tentang mengorbankan sapi betina, tentang Samiri dan patung sapi, tentang Nabi Musa berbicara dengan Allah, dan tentang tenggelamnya Fir'aun.
Tapi saya tidak pernah tahu cerita tersebut sampai ke pemahaman yang seindah dan semendalam apa yang disampaikan Ust. Nouman Ali Khan. Tidak pernah paham sampai titik seaplikatif itu, dan serelevan itu dengan kehidupan kita sekarang.
Apa yang disampaikan Ust Nouman itu kayak Connecting the dots. Beberapa ayat dalam satu tema besar, yang tersebar di berbagai surat Al Qur'an, bisa dirangkai dalam satu alur cerita dan pemahaman yang indah banget. Dengerinnya kayak nonton film, part by part dijelaskan lalu di akhir ditaruhlah satu puzzle terakhir yang membuat cerita jadi utuh dan mempesona. Bikin mau nangis.
Hal itu yang kemudian seharusnya membawa kita kepada kesadaran bahwa ketika kita mengkaji kisah-kisah dalam Al Qur'an jangan sampai cuma berhenti di tahap tahu kronologi peristiwa yang berakhir hanya sebagai pengetahuan semata. Harusnya kita mendalaminya, memikirkannya, merenungkannya. Baca tafsirnya, baca penjelasan dan hikmah yang disampaikan banyak ulama.
Karena kisah-kisah dari Al Quran yang selama ini hanya kita anggap sebagai cerita masa lalu, hanya menjadi pelengkap pengetahuan agama, ternyata jika ditadabburi secara mendalam menyimpan hikmah istimewa yang bisa jadi merupakan jawaban atas pertanyaan hidup kita selama ini, bisa menjadi cahaya petunjuk bagi kita yang sekarang hilang arah pulang, atau menjadi oase luas yang menyejukkan kita yang lama dirundung dahaga.
----
Terimakasih sudah sampai di blog ini. Tulisan kak Aditya Priyahita ini saya share agar dapat diambil manfaatnya oleh student Qur'an yang mungkin belum bisa hadir saat Story Night di BSD tahun lalu, dan sudah mendapat izin dari pihak authornya untuk dibagikan ke kalian semua.
Jangan lupa baca juga hikmah pertama di Resume Story Night part 1 juga ketiga dari Story Night 2024. Selamat membaca..
No comments:
Post a Comment